RANGKUMAN

RANGKUMAN

1. Dari 118 unsur yang diketahui, sekitar 90 unsur berada di alam dan sisanya merupakan unsur sintesis (unsur buatan) di mana unsur-unsur tersebut ada yang terdapat sebagai unsur bebas dan pula yang berupa senyawa. Unsur-unsur gas mulia di alam terdapat sebagai unsur bebas.

2. Unsur-unsur yang paling banyak kelimpahannya di kulit bumi berturut-turut adalah oksigen, silikon, dan aluminium.

3. Halogen merupakan unsur-unsur golongan VIIA yang dapat membentuk garam jika bereaksi dengan logam, di mana menyebabkan kelompok ini bersifat sangat reaktif. Unsur-unsur yang termasuk dalam golongan ini adalah fluor, klor, brom, dan iod.

4. Golongan alkali adalah golongan IA, yang terdiri dari lithium, natrium, kalium, rubidium, sesium, dan fransium. Unsur alkali mempunyai 1 elektron valensi dalam pembentukan ikatan logam. Senyawa alkali tidak pernah ditemukan dalam keadaan unsur bebas karena sifatnya yang sangat reaktif dan alkali merupakan reduktor yang kuat. Logam alkali merupakan golongan logam yang paling reaktif. Kereaktifannya meningkat dari atas ke bawah (litium ke fransium), hal ini berkaitan dengan energi ionisasinya yang rendah, sehingga memudahkan unsur golongan ini untuk melepas elektron. Hampir semua senyawa logam alkali bersifat ionik dan mudah larut dalam air.

5. Unsur alkali tanah adalah logam golongan IIA yang mempunyai elektron valensi 2,
sehingga cenderung melepaskan elektron. Karena elektron valensinya mudah lepas, maka unsur alkali tanah bersifat mudah teroksidasi. Hal ini menyebabkan golongan alkali tanah merupakan reduktor kuat. Unsur-unsur yang termasuk dalam golongan logam alkali tanah adalah berilium, magnesium, kalsium, stronsium, dan barium.

6. Unsur-unsur yang ada di dalam periode ketiga terdiri dari unsur logam (Na, Mg, Al), metaloid (Si), nonlogam (P, S, Cl), dan gas mulia (Ar). Dalam sistem periodik unsur, jari-jari atom unsur periode ketiga semakin ke kiri semakin kecil, hal ini
mengakibatkan keelektronegatifan unsur-unsur periode ketiga semakin ke kanan semakin besar.

7. Pada sistem periodik unsur, yang termasuk dalam golongan transisi adalah unsur-unsur golongan B, dimulai dari IB – VIIB dan VIII. Sesuai dengan pengisian elektron pada subkulitnya, unsur ini termasuk unsur blok d, yaitu unsur-unsur dengan elektron valensi yang terletak pada subkulit d dalam konfigurasi elektronnya.

8. Beberapa kegunaan unsur-unsur transisi, antara lain:
a. Skandium, digunakan pada lampu intensitas tinggi.
b. Titanium, digunakan pada industri pesawat terbang dan industri kimia (pemutih kertas, kaca, keramik, dan kosmetik).
c. Vanadium, digunakan sebagai katalis pada pembuatan asam sulfat.
d. Kromium, digunakan sebagai plating logam-logam lainnya.
e. Mangan, digunakan pada produksi baja dan umumnya alloy mangan-besi.
f. Kobalt, digunakan untuk membuat aliansi logam.
g. Nikel, digunakan untuk melapisi logam supaya tahan karat, membuat monel.
h. Tembaga, digunakan pada alat-alat elektronik dan perhiasan.

9. Sinar-sinar radioaktif mempunyai sifat-sifat:
• Dapat menembus kertas atau lempengan logam tipis.
• Dapat mengionkan gas yang disinari.
• Dapat menghitamkan pelat film.
• Menyebabkan benda-benda berlapis ZnS dapat berpendar (fluoresensi).
• Dapat diuraikan oleh medan magnet menjadi tiga berkas sinar, yaitu sinar α, β ,danγ.

To Back : Clik Here

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: